Mengoptimalkan Pemanfaatan Balanced Scorecard

Adanya kata scorecard dalam Balanced Scorecard seringkali memunculkan persepsi bahwa kerangka kerja ini lebih berkutat tentang pengukuran kinerja. Kita mencurahkan banyak tenaga untuk menentukan indikator kinerja yang relevan di seluruh perspektif Balanced Scorecard. Namun dalam praktiknya, indikator kinerja itu seringkali termanfaatkan sebatas hanya untuk pelaporan kinerja.

Pemanfaatan Balanced Scorecard (BSC) sejatinya lebih luas dari sekadar pengukuran kinerja. BSC menjadi tool sentral di dalam suatu sistem implementasi strategi. BSC menjadi jembatan untuk mengkaitkan strategi dengan aktivitas operasional organisasi. Berikut sejumlah aplikasinya.

Penentuan Inisiatif Strategis

Menentukan inisiatif strategis atau program kerja yang perlu menjadi prioritas untuk dijalankan seringkali menjadi suatu tantangan tersendiri. Terlebih ketika kita tidak memiliki suatu kerangka kerja untuk melakukan prioritisasi. Dengan mengunakan konsep BSC, penentuan inisiatif strategis dipandu oleh indikator kinerja. Target yang ditetapkan untuk indikator ini seringkali bersifat menantang (streched), yakni memiliki perbedaan yang relatif signifikan dibandingkan dengan kondisi saat ini. Untuk menutup perbedaan ini, yang disebut dengan istilah performance gap, dibutuhkan sejumlah inisiatif strategis. Melalui proses ini, penentuan inisiatif strategis terpandu dengan lebih baik. Kita dituntun untuk fokus kepada inisiatif yang memang relevan dengan indikator kinerja yang menjadi acuan. Misalkan, suatu hotel yang mencanangkan strategi pertumbuhan, ingin mendongkrak tingkat huniannya dari 60 % menjadi 80 % dalam kurun waktu satu tahun dengan menjalankan inisiatif paket menginap yang di-bundling dengan paket wisata tematik.

Penyelarasan Kinerja Organisasi

BSC juga memungkinkan unit-unit kerja untuk menselaraskan target kinerjanya dengan prioritas strategis organisasi. Bayangkan apabila sekumpulan unit kerja menentukan target kinerja untuk dirinya masing-masing tanpa mengikuti suatu rujukan bersama. Bisa jadi setiap unit kerja akan menunjukkan kinerja yang luar biasa bagusnya, walaupun kinerja secara korporat justru jeblok. Hal ini dikarenakan mekanisme pendelegasian kinerja dari level organisasi ke level unit kerja tidak terjadi. BSC membantu kita untuk mendelegasikan kinerja top-down secara wajar melalui mekanisme yang disebut dengan penyelarasan vertikal (vertical alignment).  BSC juga membantu untuk mengidentifikasi bagaimana antar unit kerja dapat saling menselaraskan kinerja mereka melalui mekanisme penyelarasan horizontal (horizontal alignment). Mekanisme ini membantu unit kerja pendukung untuk mempertajam indikator kinerja, target maupun inisiatif strategisnya agar memenuhi ekspektasi unit kerja lain yang mereka layani (pelanggan internal). Misalkan, unit SDM dapat menentukan target lead time untuk proses rekrutmen maksimum 2 bulan berdasarkan ekspektasi pelanggan internal mereka.

Penentuan Risiko

Melakukan identifikasi risiko melalui sasaran strategis yang dikembangkan berdasarkan BSC merupakan suatu pendekatan yang mulai luas digunakan. Secara umum, kita dituntut untuk bersikap proaktif dalam mengelola risiko. Namun seringkali kita terkendala di dalam menentukan risiko yang sebaiknya menjadi perhatian di level organisasi (risiko yang dapat mengancam kinerja organisasi dalam jangka panjang). BSC memberikan kita kerangka kerja untuk menentukan risiko prioritas tersebut. Ketika suatu organisasi telah mampu menentukan sasaran strategisnya, maka sasaran strategis itu dapat menjadi dasar untuk menentukan risiko prioritas yang harus diperhatikan organisasi. Secara singkat, risiko dapat diturunkan dari hal-hal yang menghambat tercapainya sasaran strategis tersebut.

Jadi jelaslah, bahwa BSC pada hakikatnya bukan hanya sekadar alat pengukuran kinerja saja, namun lebih dari itu, dia merupakan suatu kerangka kerja yang mampu menghubungkan strategi dengan berbagai praktik manajemen dalam organisasi.

Prima A. Biromo

Direktur AGI Consulting

Praktisi Pengelolaan Kinerja Organisasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *